<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
    <title>Pistis Litae</title>
    <subtitle>Ruang tenang untuk kutipan, doa, dan refleksi. Kumpulan kata bijak dari para filsuf, penulis, dan orang kudus — dirawat dengan sabar, ditata dengan rapi.</subtitle>
    <link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://pistislitae.pages.dev/atom.xml"/>
    <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev"/>
    <generator uri="https://www.getzola.org/">Zola</generator>
    <updated>2026-11-05T00:00:00+00:00</updated>
    <id>https://pistislitae.pages.dev/atom.xml</id>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Bukan segala sesuatu yang bisa dihitung itu penting, dan bukan segala sesuatu yang penting itu bisa dihitung.</title>
        <published>2026-11-05T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-11-05T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/bukan-karena-semua-bisa-dihitung-yang-penting/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/bukan-karena-semua-bisa-dihitung-yang-penting/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/bukan-karena-semua-bisa-dihitung-yang-penting/">&lt;p&gt;Kita hidup di zaman yang percaya bahwa angka adalah bentuk kejujuran tertinggi. Jumlah pengikut, skor, rasio, target.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cameron, seorang sosiolog, mengingatkan bahwa ada wilayah hidup yang menolak diukur: kesetiaan, rasa syukur, kehadiran. Bukan karena ia kurang nyata, tapi karena alat ukurnya belum ditemukan — dan mungkin tidak akan pernah.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;pertanyaan-untuk-hari-ini&quot;&gt;Pertanyaan untuk hari ini&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Hal apa yang kamu anggap penting, tapi tidak pernah masuk laporan atau rapor? Apakah ia tetap kamu rawat?&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Dalam kesunyian, kita akhirnya mendengar suara yang paling sering kita hindari: suara kita sendiri.</title>
        <published>2026-11-02T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-11-02T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kesunyian-adalah-tempat-kebenaran-didengar/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kesunyian-adalah-tempat-kebenaran-didengar/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kesunyian-adalah-tempat-kebenaran-didengar/">&lt;p&gt;Kesunyian sering dijual sebagai produk: retret mahal, aplikasi meditasi, playlist &lt;em&gt;deep focus&lt;/em&gt;. Padahal yang ditawarkan kesunyian jauh lebih sederhana dan lebih menakutkan — ia menghilangkan gangguan yang selama ini menyelamatkan kita dari diri sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Merton menyebutnya &lt;em&gt;the unheard music&lt;/em&gt;. Bukan suara mistis, hanya suara kita yang selama ini kalah oleh notifikasi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;latihan-kecil&quot;&gt;Latihan kecil&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Duduk sepuluh menit tanpa layar. Tidak perlu bermeditasi dengan benar. Cukup biarkan pikiran selesai bicara, seperti anak kecil yang akhirnya berhenti menangis karena lelah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang muncul setelahnya biasanya bukan jawaban, melainkan pertanyaan yang lebih baik.&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Keberanian bukanlah ketiadaan rasa takut, melainkan penilaian bahwa ada sesuatu yang lebih penting daripada rasa takut itu.</title>
        <published>2026-10-30T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-30T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/keberanian-bukan-ketiadaan-takut/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/keberanian-bukan-ketiadaan-takut/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/keberanian-bukan-ketiadaan-takut/">&lt;p&gt;Kita tumbuh dengan gambaran keberanian yang keliru: orang yang tidak gemetar. Padahal orang yang tidak gemetar biasanya hanya belum memahami risikonya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Redmoon menggeser definisinya ke soal &lt;strong&gt;penilaian&lt;/strong&gt;. Berani berarti sudah menimbang, lalu memutuskan bahwa ada hal yang lebih penting daripada rasa tidak nyamanmu sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;konsekuensinya&quot;&gt;Konsekuensinya&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kalau keberanian adalah soal penilaian, maka ia bisa dilatih. Bukan dengan menekan rasa takut, tapi dengan memperjelas apa yang kita anggap berharga.&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tuliskan hal yang kamu takuti.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tuliskan hal yang kamu sayangi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lihat mana yang lebih besar.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Harapan adalah hal yang berbulu yang bertengger di jiwa, dan menyanyikan lagu tanpa kata, dan tidak pernah berhenti sama sekali.</title>
        <published>2026-10-27T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-27T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/harapan-adalah-burung-yang-bertengger-di-jiwa/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/harapan-adalah-burung-yang-bertengger-di-jiwa/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/harapan-adalah-burung-yang-bertengger-di-jiwa/">&lt;p&gt;Dickinson tidak mendefinisikan harapan sebagai keyakinan bahwa sesuatu akan membaik. Ia menyebutnya &lt;strong&gt;lagu tanpa kata&lt;/strong&gt; — sesuatu yang bekerja bahkan ketika kita tidak bisa menjelaskan apa yang kita tunggu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Itu menghibur, karena sering kali kita kehilangan harapan justru karena tidak tahu apa yang diharapkan. Padahal harapan tidak butuh objek yang jelas. Ia hanya butuh tetap berbunyi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;catatan&quot;&gt;Catatan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kalau hari ini kamu hanya bisa bertahan, itu sudah termasuk menyanyi.&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Satu-satunya orang yang tidak pernah melakukan kesalahan adalah orang yang tidak pernah melakukan apa pun.</title>
        <published>2026-10-24T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-24T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/orang-yang-tidak-pernah-salah-adalah-orang-yang-tidak-pernah-mencoba/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/orang-yang-tidak-pernah-salah-adalah-orang-yang-tidak-pernah-mencoba/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/orang-yang-tidak-pernah-salah-adalah-orang-yang-tidak-pernah-mencoba/">&lt;p&gt;Bagian paling terkenal dari pidato ini bukan tentang kesalahan, melainkan tentang &lt;strong&gt;arena&lt;/strong&gt;: orang yang benar-benar berada di dalamnya, yang wajahnya penuh debu dan darah, yang kalau menang tahu apa arti kemenangan, dan kalau kalah jatuh dengan berani.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kritik dari pinggir tribun selalu lebih mudah dan selalu lebih murah.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;untuk-yang-sedang-ragu-mencoba&quot;&gt;Untuk yang sedang ragu mencoba&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kesalahan yang dibuat sambil mengerjakan sesuatu punya nilai yang tidak dimiliki kritik yang sempurna. Yang pertama menghasilkan pengalaman; yang kedua hanya menghasilkan suara.&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Kesabaran bukanlah ketiadaan tindakan, melainkan bentuk tertinggi dari kekuatan — kekuatan untuk tidak tergesa.</title>
        <published>2026-10-18T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-18T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kesabaran-adalah-bentuk-tertinggi-dari-kekuatan/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kesabaran-adalah-bentuk-tertinggi-dari-kekuatan/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kesabaran-adalah-bentuk-tertinggi-dari-kekuatan/">&lt;p&gt;Kesabaran sering disalahpahami sebagai menunggu. Padahal menunggu bisa jadi bentuk kelalaian yang paling halus.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sheen membaliknya: kesabaran adalah &lt;strong&gt;kekuatan yang ditahan&lt;/strong&gt;. Seperti busur yang tidak dilepas sebelum waktunya. Kekuatannya justru terlihat dari kemampuannya menahan diri.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;tanda-kesabaran-yang-sehat&quot;&gt;Tanda kesabaran yang sehat&lt;/h2&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kamu tetap mengerjakan bagianmu, meski hasilnya belum terlihat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kamu berhenti membandingkan kecepatanmu dengan orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kamu bisa menunggu tanpa merusak apa pun.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Maka keunggulan bukan tindakan, melainkan kebiasaan.</title>
        <published>2026-10-12T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-12T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kita-adalah-apa-yang-kita-lakukan-berulang/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kita-adalah-apa-yang-kita-lakukan-berulang/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kita-adalah-apa-yang-kita-lakukan-berulang/">&lt;p&gt;Kalimat ini sering dikutip sebagai kata Aristoteles, padahal ia adalah rangkuman Will Durant atas &lt;em&gt;Nicomachean Ethics&lt;/em&gt;. Tetap saja, intinya tidak salah: bagi Aristoteles, kebajikan itu seperti keterampilan memainkan alat musik. Tidak ada orang menjadi pemain harpa karena membaca buku tentang harpa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang membuat kalimat ini terasa tajam adalah kata &lt;strong&gt;berulang-ulang&lt;/strong&gt;. Ia memindahkan pertanyaan dari “apakah aku orang baik?” ke pertanyaan yang lebih bisa dikerjakan: “apa yang aku lakukan setiap hari?”&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;yang-bisa-dibawa-pulang&quot;&gt;Yang bisa dibawa pulang&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kalau identitas dibentuk oleh pengulangan, maka perubahan hidup jarang datang dari keputusan besar. Ia datang dari satu kebiasaan kecil yang dipertahankan saat tidak ada yang melihat.&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;Jangan tanya dirimu mau jadi apa. Tanya dirimu mau mengulang apa.&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;Hari ini, pilih satu hal kecil yang layak kamu ulangi besok.&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Rumah bukan tempat kita tinggal, melainkan tempat kita akhirnya berhenti berpura-pura.</title>
        <published>2026-10-06T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-06T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/rumah-adalah-tempat-kita-berhenti-berpura-pura/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/rumah-adalah-tempat-kita-berhenti-berpura-pura/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/rumah-adalah-tempat-kita-berhenti-berpura-pura/">&lt;p&gt;Kutipan ini bukan dari tokoh besar mana pun. Ia lahir dari percakapan dengan seorang pembaca yang bilang: “Saya paling tenang kalau sudah sampai kamar dan tidak perlu menjelaskan apa-apa lagi.”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mungkin itu definisi rumah yang paling jujur. Bukan alamat, bukan bangunan, tapi izin untuk berhenti tampil.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;untuk-direnungkan&quot;&gt;Untuk direnungkan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Siapa orang yang membuatmu merasa seperti itu? Sudahkah kamu bilang terima kasih?&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Kebahagiaan paling sering datang bukan saat sesuatu ditambahkan, tapi saat tidak ada lagi yang kamu tunggu.</title>
        <published>2026-10-05T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-05T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kebahagiaan-adalah-saat-tidak-menunggu-apa-apa/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kebahagiaan-adalah-saat-tidak-menunggu-apa-apa/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kebahagiaan-adalah-saat-tidak-menunggu-apa-apa/">&lt;p&gt;Ada versi kalimat ini yang ditempelkan ke nama Sylvain Tesson, ada juga yang ke filsuf Tiongkok kuno. Yang jelas, idenya sudah tua: sebagian besar kegelisahan kita berakar dari penantian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bukan berarti kita tidak boleh mengharapkan apa pun. Hanya saja, menunggu punya harga, dan harganya adalah sekarang.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;latihan&quot;&gt;Latihan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Perhatikan menit ini. Pikirkan satu hal yang sedang kamu tunggu. Sekarang tanya: apakah lima belas menit berikutnya bisa dinikmati tanpa hal itu? Kalau bisa, kamu baru saja menemukan kebahagiaan versi ini.&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Yang tidak kamu perjuangkan akan hilang, bukan karena dunia kejam, tapi karena dunia terus bergerak.</title>
        <published>2026-10-03T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-10-03T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/yang-tidak-diperjuangkan-akan-hilang/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/yang-tidak-diperjuangkan-akan-hilang/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/yang-tidak-diperjuangkan-akan-hilang/">&lt;p&gt;Tidak ada yang membenci hubunganmu. Tidak ada yang sengaja membiarkan karyamu kering. Tapi waktu bekerja tanpa niat jahat, dan ia sangat efisien.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pernikahan, katanya, bukan upacara sehari, melainkan pekerjaan seumur hidup. Hal yang sama berlaku untuk persahabatan, badan yang sehat, dan anak kalimat yang ingin kamu tulis.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;tiga-hal-yang-layak-diperiksa-hari-ini&quot;&gt;Tiga hal yang layak diperiksa hari ini&lt;/h2&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Apa yang sudah lama aku terima sebagai otomatis?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siapa yang belum aku hubungi terlalu lama?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kebiasaan kecil apa yang kalau dibiarkan setahun akan merugikan?&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Ilmu adalah satu-satunya harta yang semakin bertambah ketika dibagi, dan tidak berkurang ketika dicuri.</title>
        <published>2026-09-28T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-09-28T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/ilmu-adalah-harta-yang-bertambah-ketika-dibagi/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/ilmu-adalah-harta-yang-bertambah-ketika-dibagi/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/ilmu-adalah-harta-yang-bertambah-ketika-dibagi/">&lt;p&gt;Kita diajari bahwa kepemilikan itu eksklusif: kalau aku memberi, aku berkurang. Ilmu bekerja kebalikannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setiap kali kamu menjelaskan sesuatu dengan baik, pemahamanmu sendiri naik satu tingkat, karena mengajar memaksa kita menemukan lubang yang selama ini tersembunyi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;karena-itu&quot;&gt;Karena itu&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kalau kamu baru belajar sesuatu, ajarkan besok. Bukan setelah kamu ahli — cukup satu langkah di depan orang yang ingin belajar hal yang sama.&lt;/p&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Kelembutan bukan lawan dari ketegasan. Ia hanya ketegasan yang sudah selesai berdamai dengan dirinya sendiri.</title>
        <published>2026-09-20T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-09-20T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kelembutan-adalah-ketegasan-yang-sudah-berdamai/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kelembutan-adalah-ketegasan-yang-sudah-berdamai/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/kutipan/kelembutan-adalah-ketegasan-yang-sudah-berdamai/">&lt;p&gt;Kekerasan dalam bicara sering hanya tanda bahwa seseorang belum aman di dalam dirinya. Orang yang sudah benar-benar yakin tidak perlu meninggikan volume.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kelembutan yang dewasa bukan membiarkan diri diinjak. Ia tahu batasnya, tahu kapan berkata tidak, dan tidak perlu melakukannya dengan suara tinggi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;tanda-kelembutan-yang-kuat&quot;&gt;Tanda kelembutan yang kuat&lt;/h2&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bisa berkata “saya belum tahu” tanpa takut kecil.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bisa berbeda pendapat tanpa mengubah lawan bicara menjadi musuh.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bisa memaafkan tanpa menyebutnya pengorbanan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content>
        
    </entry>
    <entry xml:lang="en">
        <title>Tentang Pistis Litae</title>
        <published>2026-01-15T00:00:00+00:00</published>
        <updated>2026-01-15T00:00:00+00:00</updated>
        
        <author>
          <name>Pistis Litae</name>
        </author>
        
        <link rel="alternate" type="text/html" href="https://pistislitae.pages.dev/tentang/"/>
        <id>https://pistislitae.pages.dev/tentang/</id>
        
        <content type="html" xml:base="https://pistislitae.pages.dev/tentang/">&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pistis Litae&lt;/strong&gt; lahir dari satu kebiasaan kecil: menyalin satu kalimat setiap pagi ke dalam buku catatan. Kalimat itu bisa datang dari buku filsafat yang tebal, dari surat seorang penyair, atau dari percakapan di warung kopi yang entah kenapa terasa penting.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lama-lama catatannya menumpuk. Blog ini adalah tempat menatanya.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;kenapa-namanya-pistis-litae&quot;&gt;Kenapa namanya Pistis Litae?&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Pistis&lt;/em&gt; adalah kata Yunani untuk iman, keyakinan, kesetiaan — bukan percaya yang buta, melainkan percaya yang dipilih ulang setiap hari. &lt;em&gt;Litae&lt;/em&gt; adalah doa atau permohonan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi &lt;strong&gt;Pistis Litae&lt;/strong&gt; kira-kira berarti: &lt;em&gt;doa yang diucapkan dengan percaya&lt;/em&gt;. Nama yang pas untuk kumpulan kata yang dirawat dengan sabar.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;bagaimana-kutipan-dipilih&quot;&gt;Bagaimana kutipan dipilih&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Setiap kutipan melewati tiga saringan sederhana:&lt;/p&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pendek.&lt;/strong&gt; Kalau butuh satu paragraf penjelasan untuk mengerti satu kalimat, kalimat itu belum bekerja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Bisa dipakai.&lt;/strong&gt; Kutipan yang baik mengubah cara kita melihat sesuatu hari itu juga, bukan cuma terdengar pintar.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Jujur.&lt;/strong&gt; Tidak ada kutipan yang ditempelkan ke nama tokoh terkenal tanpa sumber. Kalau sumbernya tidak jelas, akan ditulis “Anonim” atau “tradisi lisan”.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;p&gt;Setiap kutipan disertai &lt;strong&gt;catatan renungan&lt;/strong&gt; — bukan untuk menjelaskan arti katanya, tapi untuk menunjukkan apa yang mungkin ia lakukan pada hidup kita.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&quot;yang-menemani-kutipan&quot;&gt;Yang menemani kutipan&lt;/h2&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Tema&lt;/strong&gt; — ketekunan, keheningan, keberanian, harapan, kerendahan hati, dan seterusnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penulis&lt;/strong&gt; — filsuf, santo, penyair, penulis Indonesia.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Koleksi&lt;/strong&gt; — berkas kutipan yang sudah ditata untuk dicetak atau dibagikan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Surat mingguan&lt;/strong&gt; — satu kutipan plus satu pertanyaan, dikirim tiap Minggu pagi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Komunitas Discord&lt;/strong&gt; — tempat membicarakan kutipan pekan ini dengan orang lain.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h2 id=&quot;colophon&quot;&gt;Colophon&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Situs ini adalah &lt;strong&gt;situs statis&lt;/strong&gt; yang dibangun dengan &lt;a rel=&quot;external&quot; href=&quot;https://www.getzola.org&quot;&gt;Zola&lt;/a&gt; — generator situs berbasis Rust. Tidak ada basis data, tidak ada pelacak, tidak ada iklan. Halaman dimuat dalam hitungan milidetik dan bisa diarsipkan selamanya.&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Markdown untuk semua tulisan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;CSS satu berkas, tanpa framework&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sistem pencarian di sisi klien (elasticlunr)&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mode gelap yang menghormati pengaturan sistem&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;h2 id=&quot;menghubungi&quot;&gt;Menghubungi&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Punya kutipan yang menurutmu harus ada di sini? Ingin melaporkan sumber yang salah?&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Email: &lt;a href=&quot;mailto:riskal@pistislitae.my.id&quot;&gt;riskal@pistislitae.my.id&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Discord: &lt;a rel=&quot;external&quot; href=&quot;https://discord.gg/Xqj8ZwPh5y&quot;&gt;gabung server komunitas&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Instagram: &lt;a rel=&quot;external&quot; href=&quot;https://instagram.com/pistislitae&quot;&gt;@pistislitae&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
</content>
        
    </entry>
</feed>
